MUTIARA KALAM Imam Ruhullah Al Musawi qs

Bismillah wa bi Muhammad wa Aali Muhammad

===========
BAGIAN PERTAMA
===========

I.Imam Khomeini qs berkata :
=================

“Jika eksistensi diri atau amalmu diliputi juga diwarnai rasa cinta diri maupun keserakahan akan harta,kekuasaan dan kemasyhuran serta keinginan untuk menguasai makhluqNYA maka kekuatan yang bekerja dalam dirimu adalah kekuatan Iblis dan kondisi batinmu bukanlah kondisi Manusiawi”

II.Imam Khomeini qs berkata :
================ =

“Wahai kalian makhluq malang..kalian sembah dirimu sendiri dan iblis,lihatlah dirimu dan perhatikanlah bahwa kekuatan yang bekerja dalam hatimu adalah KEBODOHAN,kalian halangi Allah SWT u/menguasai Hatimu..kebiasaan buruk Riya’ telah mewarnai amal-amalmu”

III.Imam Khomeini qs berkata :
==================

“Kalian sibuk pelajari ilmu agama dengan dalih kepentingan Agama,kewajiban dan bentuk Ibadahmu namun kalian simpan gagasan tersembunyi mengejar keunggulan dan posisi penting dikalangan makhluq,selanjutnya kalian hakimi mereka yang tak senada dengan hasratmu,kalian maki mereka dengan bahasa batu juga terkadang madu ,kalian jatuhkan saudara kalian ..sungguh tabir tebal cinta diri dan cinta dunia telah keruhkan hatimu sementara kalian kira BENING ruh kalian”

IV.Imam Khomeini qs berkata :
==================

“Janganlah kalian jadikan dirimu sasaran Murka Allah hanya demi kemasyhuran khayali kecil yang tak bermakna dimata makhluq-makhluq ciptaanNya yang lemah dan demi perhatian yang tak berharga dari manusia yang jelas tak memiliki daya,jangan tukar RahmatNYA yang TAK terhingga dengan secuil masyhur dimata manusia…segera rasa sesal dan derita akan menderamu serta takkan berguna ketika hubunganmu dengan dunia khayali terputus dan diputuskan”

V.Imam Khomeini qs berkata :
==================

” Perhatikanlah Mereka para munafiq bermuka dua,hatinya tak bersih,akhir mereka akan terkutuk dan apa yang mereka inginkan takkan pernah terpenuhi dan segala yang tak mereka sukai justru akan mereka alami,mereka gantikan RahmatNYA dengan MurkaNYA”

VI.Imam Khomeini qs berkata :
==================

“Mereka mencoba menampilkan diri2 mereka sbg sosok yang berbeda dengan orang lain dng mengemukakan berbagai masalah dengan cara yang UNIK agar menarik perhatian tiap orang…mereka tak menyadari bahwa kalaupun kemasyhuran mampu mereka peroleh sesungguhnya ia akan dipandang HINA dihadapan Raja …Segala Raja,Sijjin adalah tempat kembalinya”

VII.IMAM KHOMEINI qs berkata :
===================

“Mereka yang mengajakmu,mendorongmu untuk mengejar kenikmatan duniawi dan perolehan material.membeli kenikmatan2 singkat adalah jelas utusan Iblis dalam wujud manusia ”

VIII.Imam Khomeini qs berkata :
================

“Keberanian seseorang untuk berbuat dosa sekecil apapun akan mengubahnya sedikit demi sedikit menjadi manusia tanpa daya kehendak teguh kepada yang Haq serta merampas essensi kemanusiaannya yang mulia’

IX.Imam Khomeini qs berkata :
==================

“Kemunafikan dalam keimanan adalah kemunafikan yang terburuk,ganjarannya juga paling keras dan akibat buruknya benar2 tak tertandingi..perbuatan ruhaniah yang dilakukan untuk selainNYA akan melewati batas syirik dan memasuki wilayah kafir”

X.Imam Khomeini qs berkata :
==================

” Kalian para pelaku Riya’ telah mempercayakan keimananmu dibawah lindungan Iblis musuh NYA,kalian gadaikan Cahaya Hati dan Ruhmu dengan Kegelapan Malapetaka Abadi yang menakutkan,bersiaplah tuk menerima kegelapan serta kehinaan yang takkan dapat kalian lepaskan,kaloian telah memberikan Hak khusus Sang Khaliq kepada Makhluq”

XI.Imam Khomeini qs berkata :
==================

“Seluruh Kekuatan adalah milik Allah Yang Maha Kuasa,Dialah Penggerak Alam Semesta…ketika kalian sedang melakukan sesuatu maka tuliskanlah dalam HATImu dengan PENA AKAL bahwa TIDAK ADA SEBAB EFEKTIF DALAM DUNIA WUJUD KECUALI ALLAH SWT”

XII.Imam Khomeini qs berkata :
===================
“Kalian para pemilik ujb apapun busanamu telah merusak tatanan suci Pasukan Ilahi dalam batinmu sendiri,kalian cemari keImanan dengan kotoran najis yang lebih buruk dari akibat dosa maksiat dhahir,kalian pandang makhluqNYA berkasta-kasta seolah mereka lebih buruk darimu sementara kalian tak tahu bagaimana akhir hidup mereka juga akhir hidupmu sendiri,dalamm keadaan ini jika habis masamu maka kalian akan berpulang dalan keadaan Kufr,kesendirian Barzakh yang amat mengerikan menantimu sementara kekalnya Neraka bisa menjadi pasti bagimu”

XIII.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Wahai makhluq yang malang,karena terlalu percaya pada dirimu sendiri dengan merasa telah berada pada kedudukan mulia sebagai Hamba-NYA seolah Rahmat-NYA adalah Hakmu,Allah SWT akan tunjukkan padamu bahwa jangankan ibadahmu dan kesalehanmu tak berguna bahkan semua amal yang kalian pandang sebagai pencapaian adalah justru SARANA mu menjauh dariNYA dan semua itu secara ironis menjadi penyebab kutukanNYA yang abadi bagimu”

XIV.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Sungguh akibat buruk ujb’ adalah manusia menjadi condong kepada riya’,seluruh warna amalnya dalam bungkus ujb’ adalah Riya’..mereka cenderung memandang dirinya LEBIH dari yang lain sehingga apa yang mereka perbuat takkan mampu menahan selain Pujian dari Makhluq,maka perhatikanlah dirimu masing2 apakah dalam keadaan semacam itu ”

XV.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Engkau Makhluq yang malang merasa bangga karena telah mengingatNYA,menyebut-nyebut namaNYA dan para kekasihNYA,engkau lakukan semua aturan Akhlaq dan tidak melakukan apa2 yang diharamkanNYA,kalian bayangkan akhir Mulia…apakah bukan dalam kedaan DUSTA ketika kau shalat sedang engkau berkata semata-mata demi Allah ? bukankah shalatmu bermakna pencarian kepuasan batinmu hingga ketika terbangun dari shalat kau pandang sekeliling dan selainmu tak sebanding denganmu?”

XVI.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Adalah sedikit rasa malu dan sesal ketika kalian ucapkan Iyyaka na’budu wa iiyaKa nasta’in dalam shalatmu sementara diluar shalat kalian sembah dagingmu srta mengharap pada MakhluqNYA? apakah benar-benar kalian sedang menujuNYA dan mengharap pertolonganNYA atau justru kalian merasa PATUT mendapat pertolongan serta KaruniaNYA ?”

XVII.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Apakah kalian sedang dalam pencarian akan Allah dan ingin pandangan Cemerlang NYA ? apakah engkau laksanakan majlis Husayniyyah demi RidhaNYA atau untuk memenuhi hasrat keinginanmu saja ? ataukah kalian dalam tipudaya diri dan Iblis yang tak menginginkan bersihnya amalmu,sungguh ujb’ serta bangga diri akan melenyapkan semua amalmu,jauh dari RidhaNYA sementara Kutukan abadi dalam nyala Neraka tak jauh lagi”

XVIII.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Wahai diri-diri…janganlah mengoceh terlalu banyak tentang Allah SWT,jangan kalian lebih2kan cintamu kepada Allah..Wahai Sufi..Wahai Filosof..wahai Faqih..Wahai Zahid dan Wahai para pemikir..Kalian makhluq malang yang tertipu oleh muslihat diri dan nafsu,kalian makhluq tanpa daya yang tersesat dalam dalam kemelut harapan palsu dan cinta diri…janganlah berpikir sebaik itu tentang dirimu,tanyailah hatimu sedang kemana menuju,sedang mencintaiNYA atau mencinta dirimu sendiri..tanyailah apakah hatimu Muwahhid atau justru musrik..lalu untuk apakah Ujb’mu ini? lalu untuk apa rasa tenang atau mungkin gembiramu?”

XIX.Imam Khomeini qs berkata :
====================

“Perhatikan bagaimana mereka memandang selain diri-diri mereka dan sejenis mereka adalah tak pantas untuk peroleh syurgaNYA,jika ada pembicaraan tentang bidang ilmu selain disiplin yang mereka dalami serta merta mereka secara dhahir maupun batin melecehkannya,bahkan tak segan2 mereka tolak atau abaikan,mereka dalam kebodohan namun merasa mahir”

XX.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Jika Kalian menunggang kesombongan yang akan mengantarkan kalian dalam api Neraka,takkan ada cahaya sedikitpun dari syurgaNYA selama jejak kesombongan belum menghilang dari hati kalian..Neraka kalian beda dan khusus dalam lembah Saqar, kehinaan yang takkan dapat kalian bayangkan bahkan dengan khayalan terjauh yang mampu dikhayalkan seorang penghayal”

XXI.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Apakah yang kalian mengerti dari Hikmah,lisanmu berbusa seolah memahami maknanya sementara targetmu adalah Takjubnya makhluq,pujian dan decak kagum mereka yang kalian nantikan,kalian sombongkan pengetahuanmu tentang sejumlah konsep dan beberapa Istilah sembari bergaya Mursyid,ustadz,filosof,faqih…Apa yang kalian cari wahai diri-diri jahil selain kepastian MurkaNYA bakal kalian dapatkan?”

XXII.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Renungkanlah keadaanmu wahai manusia..pada mulanya kalian bukan apa2,tersembunyi dalam lipatan ketiadaan selama bermasa-masa yang bahkan lebih tak berarti daripada ketiadaan itu sendiri dan belum hadir dalam alam keberadaan…ketika Allah SWT ciptakanmu dalam keadaan paling berkekurangan,hina lagi tak berarti…bandingkanlah apa keadaanmu kini dan ingatlah bahwa ketika Allah berkehendak memanggilmu maka DIA SWT hanya memerintahkan kepada segenap dayamu agar menjadi lemah dan seluruh daya persepsimu agar berhenti dari Aktifitasnya,seluruh inderamu dimatikan fungsinya lalu beberapa jam kemudian bahkan sanak kerabatmu tak sanggup menahan bau busuk dari tubuhmu…lalu untuk apa sombongmu ?

XXIII.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Janganlah melawan Tuhanmu dengan mengenakan Sombong yang merupakan hasil kebodohan,bebaskan dirimu dari noda dan kejinya kejahilan juga aibnya kepicikan pikiran layaknya kualitas Iblis ,janganlah melawan Tuhanmu karena MurkaNYA akan melumatkan siapapun dan apapun hingga kekal tersungkur dalam Api Neraka…”

XXIV.Imam Khomeini qs berkata :
===================

“Berhentilah menjadi munafiq menyikapi jabatan serta harta juga Ilmu yang kalian sangka sebagai MILIK dan kalian yaqini sebagai MILIK meski lisan-lisan kalian berujar “ini semua adalah amanah,titipan ” namun perlakuanmu sama sekali tak menunjukkan keyaqinanmu yang sejati..betapa malang kalian wahai diri-diri pengaku Mulia yang berjalan dengan Sombong serta takjub atas keadaanmu diBumiNYA sementara dalam sekedip mata DIA SWT sangat mampu merubahnya…hati-hatilah dengan MurkaNYA,apakah kalian ingin mengakhiri nafas dalam liputan MurkaNYA ?”

==========
BAGIAN KEDUA
==========

Imam Khomeini qs berkata :
==================

A.Sungguh Ghibah adalah dosa yang sangat mengerikan dan fatal akibatnya,kehancuran moral dan iman dhahir maupun batin dengan Aib yang menyertai di Dunia dan akhirat,ingatlah sabda Nabi SAWW:

“Derajat Kufr yang rendah adalah mendengar sesuatu dari saudaranya lalu mengingat-ngingatnya dengan maksud membuatnya terhina,orang-orang seperti itu sungguh tak memiliki bagian (kelak diakhirat)”

Kebinasaan bagi pelakunya bahkan sebelum ia binasa,peerhatikan keadaanmu wahai diri-diri malang yang nyaman terlena oleh perilakumu sendiri”

B.Dengan dalih menjaga kehormatan kalian berpindah dari majlis satu ke majlis yang lain,kalian tebar berita buruk tentang saudaramu,betapa malang dan jahilnya kalian ketika benarnya beritamu berakhir neraka dan murka sementara salahnya beritamu adalah fitnah yang menghancur lumatkan seluruh amalmu,satu dari keduanya cukuplah mengekalkanmu dalam ApiNYA,apakah Ujb’ penyebab Bodohmu ataukah Jahil memang memang hidupmu? segeralah sirami dan semai akar2 keikhlasan dalam hatimu”

C.Wahai diri-diri…Tidakkah kalian sedang berdusta ketika memohon Ampun padaNYA ? apakah cukup lafal “astaughfirullah”? ….Dustamu adalah ketika lidah memohon Ampun namun sebersit Sesal tak ada dalam Hatimu,mana penyesalanmu atas dosa2 yang tanpanya tidak ada Tobatmu yang memenuhi syarat kriteria pertobatan? bagaimana Hatimu bisa terbakar sesal dan mendekatiNYA jika menyesal dengan sebenarnyapun kalian tak mampu lalu dengan semena-mena kalian harap AmpunanNYA,benar RahmatNYA meliputi segala sesuatu namun tanpa Sesal yang sebenarnya Justru permohonan Ampunmu adalah Dusta yang layak peroleh balasan berupa Kutukan selain dosa2mu sebelumnya,janganlah bermain-main dengan MurkaNYA serta dengan usia yang kalian tak punya secuil kuasapun atasnya”

D. “Wahai diri yang malang…bagaimanakah shalatmu bisa dikatakan Shalat jika setelahnya perangai Iblis masih dengan nyaman kalian gunakan,bagaimana keAngkuhan bisa menjadi hasil shalatmu ? janganlah nyaman dalam kejahilan…sungguh Shalat yang semacam itu hanya justru menjadi sebabmu terkena Api-NYA sementara kalian sangka telah mulia dirimu, kalian menyangka telah menjadi ahli sebab Shalat dan amal serta Ilmumu ?…adakah Ilmu yang menyebabkan pemiliknya menjadi Angkuh selain pengetahuan dan ilmu Iblis? adakah amal yang justru menyeret pelakunya dalam murkaNYA selain amalnya Iblis ?

E.Wahai jiwa-jiwa yang malang…kalian anggap semua yang kalian miliki adalah Bernilai,kalian sembunyikan dalam lipatan2 batin pemujaan dirimu serta betapa takjubnya engkau akan pencapaiannmu sendiri, hingga ketika celaan para pencela menimpamu segera bangkit seluruh Angkuhmu,dalihmu membela diri sembari kalian rendahkan selainmu,kalian mulai hitung semua amalmu serta ungkit segala kebaikanmu sementara kalian rendahkan yang lain…jubah Iblis telah resmi kalian gunakan”

F.”Mereka tidak mau menerima kebenaran dan sengit menolaknya karena menganggap penyampainya tak layak juga tak sebanding dengannya,ada kemungkinan jika orang yang TERKENAL MULIA menyampaikannya maka mereka akan menerimanya,itu bentuk lain kesombongan…sungguh,orang semacam itu bukanlah para pencari KeBENARan,angkuh telah membuat Hijab yang dalam terhadap dirinya..mereka yang buta,tuli terhadap yang Haq ”

G.”Wahai kalian para pengaku…Sungguh keAngkuhan telah menyelimuti kalian para pengaku ber Ilmu,kalian harapkan puja dan puji walau tak kalian ucapkan sementara kalian telah puji diri sendiri sebelum orang lain memujimu,kalian tolak mengajarkan pengetahuanmu serta nash2 tertentu karena menganggap hal itu merendahkan harga dirimu,kalain tak mengajarkan apapun kecuali bagi mereka yang kalian anggap berkedudukan penting….apakah yang kalian takutkan? persaingan dalam ilmu hingga sang penanya melebihimu dalam pengetahuan ataukah terbongkarnya ketidaktahuanmu? begitu beratkah bagi kalian tuk mengakui ketidaktahuanmu ?…wahai jahil,kalian sangka kalian berilmu ? bangunlah wahai diri-diri malang sebelum ruhmu tertarik keluar hingga kerongkongan”

>S.Ibnu Mustafa Al Husayni :
=================

“Tampak mulia berjubah Alim,mutiara kata mengalir deras,semua terpukau takjub,terpesona lalu tunduk…ternyata hanya jasad bernahkoda syahwat tunggangan dhamman musuh abadi al Haq”

>S.Husseini Al Alawy :
============

“Mereka berlomba hujjah dan mutiara kata,kemasan bak bingkisan rapi indah
berpita…sudut lain batin mereka merasa telah menjadi bersih juga
mulia…wahai diri celaka …sungguh kalian bersangka baik hanya pada
diri wadaqmu,selainmu seolah cela dan kurang,terpukau dan takjub oleh
mampu juga ilmumu,tak ada ilmu yang berakhir Neraka,celaka dua dunia”

>S.Ibnu Mustafa alHusayni:
================

“Ketika seseorang merasa ternodai nama baiknya lalu Berontak terhadap asumsi dan opini buruk yang tersiar ttg pribadi dan amal perbuatannya, sesungguhnya Ia sedang berperang dengan pasukan Iblis dalam Batinnya,jika Kalah maka segala upaya dhahir dengan dalih Klarifikasi pun di upayakan,resiko ghibah bahkan fitnah dengan dalih klarifikasi nama baik bisa terjadi..Iblispun tersenyum”

source:
http://salehsyehaljufrie.wordpress.com/2010/02/26/mutiara-kalam-…p-berhala-diri/

– Syarah 40 hadits Akhlaq Imam Khomeini oleh S.Ibnu Mustafa Al Husayni

– Mi’raj Ruhani,Imam Khomeini

– Al Muhasabah,S.Ibnu Mustafa Al Husayni

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: