PERNYATAAN HIZBULLAH…

BISMILLAH…
BI MUHAMMAD WA AALI MUHAMMAD

I.SAYYID HASSAN NASRALLAH…..:
=====================

WAHABY ANTEK USA DAN ISRAEL…

Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah), Sayyid Hasan Nasrullah menekankan pengakuan para ulama Islam soal pemanfaatan kelompok takfiri oleh musuh Islam khususnya AS dan Rezim Zionis Israel.

Kantor Berita IRNA melaporkan dari Beirut, Sayyid Hasan kemarin (Kamis 4/2) menyikapi instabilitas di kawasan khusunya Palestina dan Irak mengatakan, kelompok takfiri memiliki andil besar dalam membantu musuh Islam di Irak.

Sayyid Hasan menyebut tujuan kelompok takfiri adalah menimbulkan perpecahan antara Sunni dan Syiah dengan bantuan AS dan Israel. Beliau menandaskan, di saat umat Syiah dan Sunni mendapat serangan teror tidak selayaknya salah satu di antara mereka dituding sebagai pelaku. Ditekannya, pelaku utama teror adalah AS dan Israel.15:50:15

II.SAYYID HASSAN NASRALLAH
===================

Saya berjanji kepada Anda!!

Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon, Sayyid Hasan Nasrullah, menyatakan pihaknya yakin bahwa dalam segala bentuk konflik baru dengan Israel, gerakan muqawama Lebanon akan menang dan terjadi perubahan peta di Timur Tengah.

“Saya berjanji kepada Anda, melihat pada ancaman yang Anda dengar belakangan ini… bahwa jika meletus perang baru dengan rezim Zionis, kami akan berangus musuh, memenangi peperangan, dan mengubah peta di wilayah,” tegas Sayyid Nasrullah di Beirut, Jum’at (15/1).

“Masa depan kawasan adalah resistensi, kemuliaan, dan kebebasan. Adapun Israel, pendudukan, hegemoni, dan arogansi, tengah menuju kehancuran.”

Di akhir pernyataanya, Sekjen Hizbullah ini menekankan bahwa Israel tengah menabuh genderang perangnya untuk mengembalikan reputasi militernya yang tercabik-cabik pasca perang 33 hari perang secara habis-habisan di Lebanon.

III.Sekjen Hizbullah: Kebangkitan Imam Husein as untuk Memelihara Islam
============================================

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Sayyid Hasan Nasrullah menyebut tujuan kebangkitan Imam Husein as untuk memelihara agama Islam dari kerusakan dan kezaliman pemerintahan Yazid ibn Muawiyah. Sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars, Sayyid Hasan Nasrullah kemarin malam (Sabtu,26/12) bersamaan dengan malam Asyura, memaparkan tujuan-tujuan revolusi Imam Husein as di sekitar selatan Beirut. Dikatakannya,

“Imam Husein as telah mengajarkan kita untuk berkorban saat kewajiban Ilahi, sakralitas agama dan tanah air mulai terancam.”

Dalam ucapan yang ditujukan kepada warga, ulama dan tokoh yang mendukung muqawama, Nasrullah menegaskan, “Sungguh Anda adalah pecinta, sahabat setia Imam Husein as.”

IV.Sekjen Hizbullah Kritik Sistem Demokrasi Inggris
==============================

Sekjen Hizbullah Lebanon Sayid Hasan Nasrullah mengkritik sistem demokrasi di Inggris. Kantor Berita IRNA melaporkan, Nasrullah Rabu malam (23/12) di Lebanon Selatan, mengatakan, Inggris yang mengklaim dirinya sebagai pelopor sistem demokrasi di dunia, bersedia mengubah putusan pengadilan hanya demi rezim Zionis Israel.

Dewan Muslim Inggris kemarin dalam keterangannya juga menyayangkan langkah pemerintah London membatalkan prinsip kelayakan peradilan dunia. Dewan ini menilai keputusan itu sebagai dukungan kepada Israel dan menunjukkan standar ganda pemerintah Inggris.

Sebuah pengadilan Inggris mengeluarkan surat penangkapan bagi mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni dengan dakwaan kejahatan perang di Jalur Gaza. Hakim pengadilan Westminster mengeluarkan surat penangkapan itu atas permintaan para pengacara yang menangani korban pertempuran di Jalur Gaza. Namun pemerintah London membatalkan keputusan itu dan meminta maaf kepada Livni.

Berbagai kelompok pembela hak asasi manusia (HAM) dan PBB menyatakan, Israel terlibat kejahatan perang selama serangan brutalnya ke Jalur Gaza.

V.Sayid Hasan Nasrallah: Berdoalah untuk Gaza
=============================

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrollah, dalam pidatonya pada malam kesembilan Muharam (malam Tasua) mengajak umat Islam mendoakan perjuangan bangsa Palestina di Gaza. Sebagaimana dilaporkan Televisi Press TV, Sayid Hasan Nasrollah dalam pidatonya yang disiarkan Televisi Al-Manar mengatakan,

“Hal yang sangat penting saat ini adalah mendukung perjuangan bangsa Palestina di Gaza seperti yang terlihat di seluruh dunia, dan mendoakan para pejuang Palestina, keluarga dan pendukung-pendukung mereka.”

Seraya mengingatkan kemenangan Hizbullah Lebanon dalam menghadapi tentara Israel pada tahun 2006, Sayid Hasan Nasrollah mengatakan,

Hingga kini, serangan bertubi-tubi terhadap Gaza terus berlanjut. Hal itu juga dilakukan melalui darat. Apa yang dilakukan Zionis Israel hanya menyerang kota-kota dan desa warga sipil, yakni sama seperti yang dilakukkan dalam perang Lebanon, dua tahun lalu. ”

Ditegaskannya pula, “Tindakan Israel itu bukan hal yang patut dibanggakan.”

VI.Sayyid Nasrullah: Iman Kunci Kemenangan di Medan Jihad
=====================================

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrullah menilai perlawanan heroik warga Jalur Gaza terhadap serangan brutal Rezim Zionis Israel sebagai bentuk kebanggaan dunia Islam. Sebagaimana dilaporkan wartawan IRIB dari Beirut, Sayid Hasan Nasrullah kemarin malam (02/01) pada acara peringatan Asyura di Lebanon selatan mengatakan, perlawanan warga Gaza terhadap mesin perang Zionis menjadikan dunia Islam serta masyarakat dunia tercengang dan Rezim Zionis Israel berada diambang kekalahan. Ditegaskannya, Rezim Zionis dan sejumlah pemimpin Arab hingga kini belum mengerti budaya resistensi dan mati syahid. Sekjen Hizbullah mengatakan, penantian Zionis dan sejumlah pemimpin Arab soal kekalahan dini kelompok Palestina di Gaza khususnya Hamas dan Jihad Islam telah berubah menjadi keputusasaan.

Menyinggung upaya meredam aksi unjuk rasa anti-Zionis yang terjadi di sebagian negara Arab baru-baru ini, Sayid Hasan Nasrullah menegaskan, pemimpin Arab bahkan tidak kuat mendengar jeritan warganya yang menyatakan dukungan dan solidaritas mereka terhadap warga Gaza. Karena pemimpin Arab adalah antek bagi kepentingan negara lain. Seraya menyayangkan sikap menteri luar negeri Liga Arab yang mengirimkan wakilnya ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB), sekjen Hizbullah menjelaskan, aksi itu bertujuan memberikan kesempatan lebih kepada Zionis untuk menggulingkan perlawanan di Gaza. Aksi tersebut juga telah terbaca oleh opini publik umat Islam. Ditambahkannya, saat kami berada di bawah hujanan bom-bom Zionis pada 2006 lalu, berulang kali kami nyatakan bahwa Hizbullah tidak akan menaruh harapan kepada pemimpin Arab, dan biarkan kami bergerak sendiri.

Menyinggung sejumlah pendapat para analis Zionis dan Barat terkait kesia-siaan agresi Israel ke kawasan sipil di Gaza, Sayid Hasan Nasrullah mengatakan, resistensi dan gerakan anti-Zionis bukan militer yang terorganisir dengan rapi hingga dengan mudah dapat dimusnahkan. Sekjen Hizbullah dalam pidato yang disampaikan di depan ribuan massa menegaskan, “Kekalahan tidak akan pernah ada saat iman hadir di medan perang. Seorang pejuang telah meraih kemenangan meski ia gugur di medan perang”.

Sayid Hasan Nasrullah mengatakan,

“Rezim Zionis Israel berada diambang pemilu. Oleh sebab itu, meski mereka menciptakan pentas berdarah di Gaza, namun kita tetap menyaksikan kehancuran bertahap Israel, dan saya yakin dengan izin Allah perlawanan warga Palestina akan segera membuahkan hasil dan resistensi akan menang. Karena bangsa yang berjuang dengan iman, ikhlas, dan tawakkal serta rela berkorban akan meraih kemenangan”.

VII.Hizbullah: Gerak-Gerik Kapal Perang Barat Mencurigakan
==================================

Thursday, 04 February 2010
IRNA – As-Sharq al-Awsat, koran bahasa Arab terbitan Inggris, Rabu (3/2), mengutip sumber dari Gerakan Perlawanan Islam (Hizbullah) menulis, kapal-kapal Barat tidak berusaha mencari para korban kecelakaan pesawat Ethiopia di perairan Lebanon, melainkan memata-matai posisi Hizbullah.

“Kapal-kapal Barat itu memang sengaja tidak mencari bangkai pesawat Ethiopia yang jatuh di perairan Lebanon, dan seandainya mereka menemukannya, mereka tidak akan mengumumkannya sampai aksi spionase mereka sempurna,” demikian jelas sumber Hizbullah.

Wilayah perairan di dekat lokasi jatuhnya pesawat naas tersebut adalah lokasi serangan roket Hizbullah atas kapal perang moderen Israel Saar-V, dan Barat mengetahui bahwa jika tidak saat ini maka mereka tidak punya kesempatan lain untuk memotret kawasan pesisir Lebanon itu. Oleh sebab itu, kapal-kapal perang Barat memeriksa kawasan dengan seksama.

Sumber Hizbullah itu juga menegaskan, “Kapal-kapal perang Barat itu melanjutkan aksi spionase mereka dengan leluasa mengingat tidak satu pun perwira Lebanon yang mengawasi aktivitas mereka.”

VIII.Hizbullah: Karena Israel Kami Ada
======================

Saturday, 06 February 2010
Wakil Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah), Syeikh Naim Qassem, kembali menekankan bahwa Israel adalah ancaman nyata.

“Senjata muqawama ada karena eksistensi rezim Zionis Israel,” tegas Syeikh Qassem sebagaimana dilaporkan DPA.

“Memang belum ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa Israel siap menyerang Lebanon dan negara-negara lain di kawasan, namun Israel tetap saja ancaman riil dan kita harus selalu siap menghadapinya.”

Ia menjelaskan bahwa tidak ada muqawama tanpa senjata dan senjata adalah hasil muqawama. Adapun muqawama ada karena eksistensi musuh.

Di bagian lain pernyataannya, Syeikh Qassem memprotes pembangunan tembok baja di perbatasan Jalur Gaza seraya mengatakan, “Yang pasti tembok tersebut tidak menguntungkan bangsa Palestina atau bahkan Mesir.”

“Pemerintah Mesir punya cara sendiri untuk menyikapi krisis Palestina, dan kami tidak menyetujuinya.”

Syeikh Qassem juga menolak keterkaitan Hizbullah dengan kelompok Al-Houthi dan menjelaskan, “Kami tidak mendukung Al-Houthi dan kami tidak memiliki hubunga finansial atau kerjasama dengan kelompok tersebut, adapun kalau ada pihak yang mengklaim memiliki bukti, silahkan mengungkapnya.”

IX.Hizbullah: Kami akan Hancurkan Sistem Pertahanan Rudal Israel
========================================

Monday, 08 February 2010
Sample ImageKomandan Hizbullah di Lebanon Selatan, Sheikh Nabil Qaouq menyatakan bahwa roket-roket muqawama akan ditembakkan ke kota-kota rezim Zionis Israel jika kembali terlibat perang dengan rezim itu di masa mendatang. Ditegaskannya, “Hizbullah akan menghancurkan sistem pertahanan rudal Israel.”

“Hizbullah akan menyerang seluruh kota pendudukan Palestina jika di masa mendatang kembali terlibat perang dengan Israel, tulis situs koran Al-Nashra Lebanon.”

Sheikh Qaouq kemarin (Ahad,6/2) pada acara penutupan pendidikan Al-Quran “Komunitas Quran Al-Karim” menegaskan, Hizbullah mampu menjangkau seluruh kota Israel dan masalah ini sangat mengkhawatirkan Zionis.

Seraya meragukan kemampuan sistem pertahanan rudal Israel, Sheikh Qaouq menandaskan, “Barang siapa yang tidak melihat bahaya Israel di tengah berbagai ancamannya, sungguh ia melihat dengan mata tertutup dan telah berbuat kesalahan untuk negaranya.” Ditambahkannya, ancaman-ancaman Israel tidak membantu rezim ini.

Sheikh Qaouq mengatakan, Israel untuk memulai perang menyeluruh di kawasan tidak perlu mencari alasan dari Lebanon dan ancaman itu selalu merugikan mereka. Ditegaskannya, Israel kehilangan rasa percaya diri dan ragu terhadap kemampuan militernya untuk menjamin keamanan internal Zionis.15:04:06

X.Hizbullah Siap Ulangi Kemenangan
=======================

Saturday, 13 February 2010
Wakil Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon Hizbullah, Syeikh Naim Qassem menyatakan kesiapan penuh gerakan ini menghadapi berbagai kemungkinan serangan rezim Zionis Israel. Sebagaimana dilaporkan televisi al-Manar, Syeikh Naim Qassem Jumat malam (12/2) mengecam eskalasi ancaman rezim Zionis terhadap Lebanon dan Hizbullah, seraya mengatakan, “Muqawama dengan dukungan pemerintah, rakyat, dan militer Lebanon siap mengulang kembali kemenangan dalam perang menghadapi rezim Zionis pada musim panas 2006 silam.”

Sekitar sebulan lalu, para pejabat rezim Zionis terutama Perdana Menteri dan Menteri peperangan Israel berulang kali mengancam akan menyerang Lebanon. 14:36:54

XI.Hizbullah: Israel Hadapi Tiga Kekuatan Jika Menyerang
===================================

Monday, 15 February 2010
Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) menyatakan bahwa seluruh upaya mengakhiri pendudukan rezim Zionis Israel menemui jalan buntu.

Hal itu dikemukakan seorang pejabat tinggi Hizbullah, Syeikh Nabil Qaouq, dalam sebuah acara memperingati para syuhada muqawama di kamp pengungsi al-Khayam.

“Diplomasi untuk membebaskan kawasan pendudukan dari cengkeraman Israel telah berakhir, dan jika Tel Aviv menyerang, muqawama Palestina, Lebanon, dan Suriah akan bersama-sama melawan,” tambah Syikh Nabil.

Menurutnya “Muqawama tidak akan melupakan bahwa ladang-ladang perkebunan Shaba dan Kfar Shuba diduduki oleh rezim Zionis, oleh sebab itu tekanan baik dari dalam negeri atau asing tidak akan mampu mencegah kami melaksanakan tugas membebaskan kawasan tersebut.”

“Kawasan pendudukan tidak dapat dibebaskan melalui diplomasi dan dalam hal ini muqawama telah melalui masa yang sangat panjang, namun upaya tersebut menemui jalan buntu,” jelas Syeikh Nabil.

SOURCE :
http://indonesian.irib.ir/index.php

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: