Curahan Ruqqayah binti Al Husain as saat bersama Suku Aleppo

Segala puji bagi Allah yang tak pernah terhitung nikmat-Nya bagai jumlah butiran pasir dan batu di muka bumi. Ketahuilah bahwa Allah adalah puncak hiasan langit yang selalu membimbing kita pada titik kecermelangan.

Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah SWT yang Maha Esa. Dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Yang putera-puterinya disembelih di Tepian Sungai Efrad tanpa ada seseorang yang berusaha membelanya, hingga mereka wafat dan berjumpa dengan Allah SWT dalam keadaan mulia.

Sesungguhnya sifat-sifat mulia mereka akan selalu menjadi kenangan dan panutan di hati setiap umat Muhammad SAW. Sejarah kehidupannya telah di ketahui banyak manusia. Yang ajarannya jelas dan dikenal.

Dan cacian para pencacinya tidak pernah mempengaruhi imannnya, begitu pula pengasingan orang-orang yang berusaha menyingkirkannya.
Mereka selalu beribadah kepada Allah, semenjak masa kecilnya, dan mereka selalu di puji sifat-sifat kemuliannya disaat mereka dewasa.
Mereka adalah sebaik-baik penasehat bagi kaum muslimin. Mereka hidup dalam kesederhanaan di tengah-tengah kemewahan yang dijanjikan dunia, seperti juhudnya seorang yang sedang menjemput kematian.

Akhirat merupakan dambaan tertinggi bagi mereka yang telah menghapus segala kecintaan mereka pada dunia, layaknya para pendamba dunia.

Mereka berjidah dijalan Allah, lalu Allah pun memilih mereka menjadi orang-orang yang syahid.

Wahai orang-orang muslimin, wahai kaum mukminin, sadarkah kalian jiwa seperti apa yang telah direngut?

Dan kaki-kaki seperti apakah orang-orang yang menuju kami dan berniat membunuh kami?

Aku yakin kalian semua mengetahui dan menyadari hal itu.
Mereka adalah orang-orang yang hatinya telah membeku. Yang telah Allah tulikan telinganya dan butakan penglihatannya.

Sesungguhnya mereka adalah kelompok orang yang telah disesatkan oleh bujukan setan. Allah telah mengaburkan pandangannya dengan kabut tebal sehingga mereka tergolong sebagai orang-orang yang tak akan pernah mendapat petunjuk dari-Nya.

Wahai kaum muslimin, wahai kaum mukminin, apakah kalian tidak melihat bahwa inilah mereka para putera-puteri Nabi SAW yang digiring dengan seretan rantai dan rangkaian cambukan.

Apakah engkau tak menyaksikan bahwa mereka kini digiring dalam kerumunan pasukan murka atas perintah manusia murka yang paling dibenci Allah SWT.

Mereka telah menggiring dan melucuti anak-anak kecil Rasulullah dan menyeret wanita-wanita Ahlul Bait yang wajahnya tak pernah sepi dari cahaya Allah. Dan sosok Imam yang kepalanya digiring di atas tombak manusia yang hina.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: